LEBARAN TELAH BASI
Ya, lebaran telah basi. Ketika hari fitri kemudian terkotori oleh rasan-rasan saat pertemuan-demi pertemuan silaturrohim dilakukan.
Minimal saya merasakan hal itu terjadi dalam kehidupan saya. Itulah mengapa, kadang saya memilih banyak diam saat saya bertemu dengan teman saya. Saya lebih banyak diam, jika memang tak punya hal untuk diperbincangkan. Artinya, tidak mengada-ada perbincangan hingga terjerumus dalam rasan-rasan.
Betapa buruknya, jika hari fitri itu terkotori oleh rasan-rasan. Hari dimana harusnya kita saling bermaaf-maafan dan membersihkan diri, malah dijadikan untuk mandi lumpur dosa. Betapa meruginya bila demikian.
Dan sungguh rasan-rasan itu membuat lebaran tak sedap lagi, tak enak lagi. Ia membuat lebaran kita menjadi basi. Akankah dibiarkan?


