Ulin Nuha Mahali

Bicara Tentang Hidup dan Manajemen Menjalaninya

Kamis, Januari 13, 2011

Kemulyan

Beberapa hari ini, saya memikirkan satu kalimat, “jangan kemulyan minta dibangunkan kyai!”

Mulanya saya berpikir, tek mulyanya kyai itu. Seperti ada singget yang tebal dengan santri. Tapi kemudian pikir saya tembus pada Gusti Allah. Apakah juga kemulyan kalau taqorrub ilallah atau bermunajat pada allah, minta supaya allah selalu dekat dengan kita, minta agar allah mbangunkan kita, selalu menyertai kita dalam setiap apa yang kita lakukan? Bukankah allah itu lebih dan maha lebih daripada kyai?
Kalau berharap kepada kyai saja sudah dikatakan kamulyan, lalu bagaimana bila berharap kepada gusti allah, lek tentu jadi maha kamulyan?
Opo kayak begitu ya?

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda